Majalah Pedia

6 Faktor yang Mempengaruhi Tinggi Badan Manusia Selain Genetik

Banyak orang yang mendambakan memiliki tinggi badan yang ideal atau kalau bisa lebih tinggi dari rata-rata. Sehingga sibuk yang mencari tahu faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia selain dari genetik.

Manusia memang sudah tercipta sebagai individu yang unik dan berbeda-beda dalam banyak hal. Termasuk juga mengenai tinggi badan ini, pada umumnya ketika mempunyai orangtua yang mempunyai tinggi badan diatas rata-rata demikian juga dengan keturunannya.

 

6 Faktor yang Mempengaruhi Tinggi Badan Manusia

Sebenarnya faktor yang membuat seseorang tumbuh tinggi tidak hanya dipengaruhi oleh gen saja. Melainkan juga ada banyak faktor lainnya yang dapat mempengaruhi seseorang bagaimana agar dapat tumbuh dengan tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia tersebut adalah sebagai berikut:

Asupan Nutrisi

Ketika nutrisi yang diperlukan dalam masa pertumbuhan cukup maka akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Pola makan yang baik dengan berdasarkan pada makanan utuh dan bergizi dapat memastikan badan akan tumbuh setinggi yang ditentukan oleh gen demikian juga sebaliknya.

Sehingga ketika ingin memiliki postur tubuh yang tinggi, maka dari usia kanak-kanak sebaiknya mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Sehingga tubuh dapat mengolahnya dengan sempurna sebagai pendukung pertumbuhan.

Makanan Sehat

Makanan sehat juga menjadi penentu bagaimana seseorang akan bertumbuh. Tumbuh dalam keluarga yang ekonominya dibawah standar lebih berisiko kurangnya mendapat makanan dengan nutrisi penting. sehingga tidak dapat tumbuh tinggi sebagaimana yang diharapkan.

Karena dari makanan semua zat yang diperlukan untuk dapat tumbuh tinggi diperlukan. Tanpa makanan yang cukup maka kemampuan tubuh untuk bertumbuh juga menjadi tersendat.

Jenis Kelamin

Jenis kelamin juga merupakan faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia pada mulanya anak laki-laki akan lebih lambat tumbuh dibandingkan anak perempuan. Namin setelah beranjak dewasa maka remaja pria akan menjadi lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Kurang Olahraga

Kurangnya olahraga juga menjadi salah satu faktor yang menjadi pengaruh terhadap tinggi badan manusia. Seseorang yang rajin berolahraga dan diimbangi dengan makanan sehat akan dapat bertumbuh dengan maksimal dibandingkan dengan yang malas gerak.

Faktor Hormonal

Ketika mengalami masa pubertas maka hormon seperti tiroid, hormon pertumbuhan manusia, testosteron, dan estrogen sangat penting dalam mengatur pertumbuhan tubuh. Setiap kelainan pada hormon ini akan mempengaruhi pertumbuhan serta tinggi badan secara keseluruhan.

Mengalami kekurangan tiroid atau hormon pertumbuhan manusia yang terdeteksi selama masa kanak-kanak sebenarnya dapat diatasi. Dengan minum obat  maka akan dapat membantu mengembalikan efek pada tinggi badan.

Namun saat sudah berusia dewasa, maka melakukan penggantian hormonal tidak membuat tubuh menjadi lebih tinggi. Pada masa ini, tinggi badan sudah sampai pada titik maksimal sehingga minum obat atau suplemen apa pun tidak dapat memperbaikinya.

Gangguan Bawaan

Gangguan bawaan yang diderita sejak lahir juga menjadi faktor yang menentukan tinggi badan seseorang. Misalnya adalah kasus achondroplasia (dwarfism) yang merupakan kelainan pertumbuhan tulang langka yang terjadi dalam keluarga.

Gangguan bawaan lain seperti sindrom turner juga mempengaruhi tinggi badan seseorang yang mengakibatkan perawakan pendek. Selain itu juga menyebabkan mengalami keterlambatan pubertas, kondisi langka ini tidak merupakan turunan dari keluarga.

 

Pada dasarnya tidak ada cara yang efektif untuk menambah tinggi badan seseorang. Karena semua orang sudah terlahir dengan gen yang menjadi penentu tinggi badan seseorang. Namun faktor lain yang seperti nutrisi atau kondisi medis memang dapat menjadi faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.