Mei 27, 2022

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengaku tidak pernah merasa ada konflik kepentingan (conflict of interest) di lembaga tempatnya bekerja. Jenderal polisi bintang tiga itu juga mengaku tidak pernah menggunakan kuasanya untuk kepentingan pribadi. “Saya tidak pernah memiliki conflict of interest dengan lembaga saya," ujar Firli dalam keterangannya di situs resmi KPK, Kamis (2/9/2021).

Firli mengatakan dirinya selalu membuat keputusan untuk publik. Keputusan yang dikeluarkan KPK dipastikan sejalan dengan tujuan negara. "Sampai saat ini di KPK pegangannya hanya satu adalah tujuan negara karena tidak ada satu individu pun yang bisa melepaskan diri dari tujuan negara," katanya.

Menurut dia, sikap itu yang membuat KPK bisa terus eksis memberantas korupsi di Indonesia tanpa dicampuri dengan kepentingan pribadi. Lebih lanjut, Firli juga mengatakan pihaknya saat ini akan menggalakkan pendidikan antikorupsi. Upaya pencegahan diperkuat dengan harapan tindakan rasuah tidak terjadi lagi di masa depan.

Firli mengatakan, pendidikan antikorupsi juga perlu agar masyarakat paham seluk beluk tindakan rasuah jika menjadi pejabat negara di masa depan. Namun, penindakan akan terus dilakukan jika ada yang berani korupsi. "Baru kemudian di akhir ada penindakan yang tetap kami jalankan," kata Firli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.